Jumat, 12 Agustus 2011

Hutan Kota Tetap Dijaga

Jember News - Kabupaten Jember siap menjadikan kotanya menjadi hijau sekaligus sebagai hutan kota yang mampu menjadi penyangga kehidupan. Karena itu, butuh perhatian dan kepedulian dari semua pihak atas keberadaan dan kelestariannya.
Drs Hariyadi, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Pemkab Jember,  mengatakan, pengertian hutan yang dimaksud tidak hanya belantara atau rimba, tapi juga hutan kota serta tanaman di pekarangan milik masyarakat.

Mengingat begitu pentingnya hutan bagi kehidupan seluruh makhluk yang ada di muka bumi, maka tidak ada toleransi bagi mereka yang mencoba untuk merusak keberadaannya.
“Karena itu, segeralah menanam pohon baik di halaman rumah maupun di lahan yang kosong dengan tujuan agar anak cucu kita nanti dapat menikmati pentingnya menghirup udara segar,” ujar
Diimbau juga kepada masyarakat agar tidak menebangi pohon maupun menggunduli hutan, karena akibatnya akan menjadikan tanah mudah longsor dan terjadinya banjir bandang.
“Salah satu program kita adalah memberikan informasi kepada masyarakat atau mensosialisasikan bahwa hutan itu sebagai penyangga dalam kehidupan. Karena itu jangan dipotongi, jangan ditebangi, biar O2 selalu muncul untuk penghidupan masyarakat,” terangnya, seperti dilansir jemberkab.
Berkaitan dengan upaya menghijaukan kembali, Kantor Lingkungan Hidup selalu turun ke desa untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga tanaman yang ada di halaman sekitar.
Dikatakan, banyaknya bencana yang terjadi hingga banyak menghancurkan peradaban manusia, salah satu penyebabnya manusia sudah tidak lagi mengindahkan perintah-perintah agama. Diantara yang tidak dilaksanakan manusia, yaitu larangan agar melakukan kerusakan di muka bumi.
Selama ini, banyak diantara kalangan masyarakat yang dengan sengaja melakukan perusakan terhadap hutan. Aksi perusakan ini tidak sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat biasa, tapi ada juga yang melibatkan petugas kehutanan.
Hariyadi mengatakan, bahwa untuk keperluan koordinasi sekaligus memantau perkembangan di kecamatan, Kantor Lingkungan Hidup berencana untuk membuat status lingkungan hidup di masing-masing kecamatan.
Lewat program ini diharapkan masing-masing kecamatan akan diketahui kekurangannya dalam bidang lingkungan hidup.
“Kalau kurang pohon kita tanami, di situ bekerjasama dengan SKPD terkait, seperti PU Cipta Karya, PU Bina Marga yang membantu kami di kecamatan, sekaligus ini program Adipura. Di kota, tumbuhan sudah merata di beberapa pinggiran jalan, karena itu di kecamatan harus juga merata di pinggir jalan, sehingga nantinya Jember hijau akan tercapai,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar